SUDAH 6 kali pemilu dan 3 kali pilkada saya golput. Sebab, belum ada politisi yang berkualitas menurut kriteria saya. Lagipula semua presiden gagal meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dan, 70% politisi adalah pembohong.
Andaikan saya menjadi presiden, maka 100 hari pertama yang saya lakukan yaitu:
1.Membentuk Dewan Pakar yang terdiri dari ketua semua organisasi profesi. Misalnya Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Persatuan Sarjana Hukum Indonesia (Persahi), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan organisasi profesi lainnya.
Saya akan meminta bantuan mereka untuk membuat Sistem dan Prosedur.
Misalnya:
-Untuk ISEI, membuat Sistem Perekonomian Nasional Indonesia
-Untuk Persahi membuat Sistem Hukum Nasional Indonesia
-Untuk IDI membuat Sistem Kesehatan Nasional Indonesia
-Dll
Sistem-sistem lain
Sistem Politik Nasional Indonesia, Sistem Perpajakan Nasional Indonesia, Sistem Olahraga Nasional Indonesia, Sistem Perburuhan Nasional Indonesia, dan berbagai sistem lainnya.
Sistem yang komprehensif
Seluruh gabungan sistem tersebut merupakan sistem yang komprehensif dan saling melengkapi
Uji coba
Tentu, semua sistem harus diuji coba. Hasilnya penyempurnaan sistem lebih lanjut.
Indonesia belum memiliki sistem yang komprehensif
Sampai hari ini tidak jelas apa nama sistem perekonomian Iindonesia. Tidak jelas apa nama sistem pertanian Indonesia. Tidak jelas bagaimana sistem perlindungan TKI di luar negeri. Tidak jelas bagaimana sistem perpolitikan Indonesia. Tidak jelas bagaimana sistem pengelolaan sumber daya alam. Dan, hampir semua biidang belum memiliki sistem. Andaikan ada, sistemnya belum sempurna.
Sistem yang sempurna
Sistem yang sempurna atau baik yaitu yang membuat manusia harus mengikuti sistem dan bukan sistem yang harus mengikuti manusia.
Logika sistem
1.Sistem yang baik akan menghasilkan output yang baik
2.Sistem yang baik tak mungkin menghasilkan output yang buruk
3.Sistem yang buruk akan menghasilkan output yang buruk
4.Sistem yang buruk tak mungkin menghasilkan output yang baik
Konsekuensi
Ada yang bilang, sistem yang buruk bisa saja menghasilkan output yang baik. Maka konsekuensinya, bikin saja sistem yang buruk sebanyak-banyaknya.
Kesalahan berlogika
Kalau ada yang mengatakan sistem bisa baik dan bisa tidak baik tergantung manusianya. Ini cara berlogika yang lemah. Sebab, sistem yang baik mengharuskan sedemikian rupa manusia mengikuti sistem dan bukan sistem yang mengikuti manusia.
Awam sistem
Orang yang bicaranya salah tentang sistem, ternyata adalah orang-orang yang awam tentang sistem. Celakanya,orang-orang yang demikian justru yang duduk di lembaga Trias Politika.
Indonesia akan maju pesat
Jika Indonesia memiliki sistem yang komprehensif atau TIS (Total Integrated Sistem), maka Indonesia akan mengalami kemajuan pesat di semua bidang.
Dan, saya sebagai presiden, maka saya akan bekerja sesuaii dengan sistem yang sudah teruji kehandalannya. Dengan demikian akan tercipta sistem pemerintahan yang jelas, jujur,adil,tegas dan cerdas serta mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sumber gambar: jmlhopetech.wordpress.com
Hariyanto Imadha
Mantan Konsultan Sistem dan Prosedur
Filed under: Uncategorized Ditandai: | andaikan, hariyanto imadha, indonesia, menjadi, politik, presidem, saya


































