BANYAK politisi berhasil terpilih sebagai presiden, namun setelah terpilih, ternyata tak mampu berbuat apa-apa. Tidak ada prestasi yang bisa dibanggakan. Prestasinya biasa-biasa saja. Namun, ada juga beberapa pemimpin dunia yang sukses membuat gebrakan-gebrakan yang sangat bermanfaat dan layak untuk dicontoh pemimpin-pemimpin lainnya.
Pemimpin Venezuela
Hugo Chavez:
Dengan gagah berani, melakukan nasionalisasi sumber daya alamnya berupa kekayaan minyak. Semula dikuasai perusahaan Amerika dan kroninya, kemudian diambil alih atau dinasionalisasikan. Dikelola sendiri oleh para ahli perminyakan Venezuela. Otomatis, kesejahteraan rakyat meningkat dengan signifikan. Harga BBM di Venezuela yang murah berdampak murahnya harga-harga dan biaya hidup.
Pemimpin Bolivia
Evo Morales:
Sama dengan Venezuela. Mengambil alih pengelolaan sumber daya alam minyaknya dari tangan asing ke tangan bangsa Bolivia. Bolivia bukanlah negara besar, namun memiliki semangat nasionalis yang sangat tinggi. Hasilnya, rakyat Bolivia yang semula miskin berangsur-angsur menikmati kesejahteraannya.
Pemimpin Iran
Mahmoud Ahmadinejad:
Hidupnya sederhana. Tidak mau bermewah-mewah. Tidak mau korupsi. Tidak mau didikte Amerika dan kroni-kroninya. Menjadikan Iran sebagai negara dan bangsa yang berdaulat secara ekonomi, politik, teknologi maupun militer. Menjadikan Iran sebagai negara yang maju
Pemimpin Jepang
Yoshihiko Noda:
bangsa Jepang terkenal sportivitas dan nasionalismenya. Jika terindikasi korupsi, pemimpin Jepang, terutama Perdana Menterinya, bersedia mengundurkan diri. Bahkan mungkin jika perlu, siap melakukan bunuh diri. Sikap mengundurkan dirinya memang perlu dicontoh. Namun sikap bunuh dirinya, tidak cocok ditiru, terutama bagi bangsa Indonesia.
Pemimpin China
Hu Jintao:
Bersedia menyiapkan 1.000 peti mati untuk para koruptor dan satu peti mati buat dirinya jika terbukti melakukan korupsi. Sebuah janji yang sangat berani yang mustahil akan diucapkan oleh pemimpin-pemimpin lainnya.
Pemimpin Indonesia
Susilo Bambang Yudhoyono:
Menyatakan siap berdiri paling depan dalam barisan pemberantasan korupsi. Siap munghunus pedang untuk memberantas korupsi. Sayang, cuma retorika saja. Tidak ditindaklanjuti dengan kebijakan-kebijakan yang mendukung pemberantasan korupsi.
Nilai pemberantasan korupsi atau IPK tetap berkisar 2.8 (sangat buruk).
Nah, bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang berani menasionalisasikan sumber daya alamnya seperti Hugo Chavez dan Evo Morales. Butuh pemimpin seperti pemimpin Iran Mahmoud Ahmadinejad yang suka hidup sederhana dan tidak mau didikte Amerika. Kita butuh pemimpin seperti pemimpin Jepang yang siap mengundurkan diri jika terindikasikan korupsi atau dinilai gagal dalam melaksanakan tugasnya. Atau perlu pemimpin sekaliber pemimpin China yang siap dihukum mati bila terbukti melakukan korupsi.
Bagaimana kepemimpinan SBY?
Apanya yang bisa dibanggakan dan bisa dicontoh?
Hariyanto Imadha
Facebooker/Blogger


































