• PARTAI POLITIK

    gambarbannerpartaigasing1

    gambarbannerpartaiyoyo1

    logo-apajpg1

    logo-barisannasionaljpg4

    logo-bulanbintangjpg1

    logo-gerindrajpg

    logo-hanurajpg

    logo-panjpg1

    logo-partaidemokratjpg

    logo-partaigarudajpg

    logo-partaigolkarjpg

    logo-pdipjpg

    logo-pibjpg

    logo-pkbjpg

    logo-pkdjpg

    logo-pknujpg

    logo-pkpjpg

    logo-pksjpg

    logo-pmbjpg

    logo-pnimarhaenjpg

    logo-ppijpg

    logo-pppjpg

POLITIK:Tafsir Ramalan Jayabaya Tentang Pemimpin Indonesia 2014

RAMALAN Jayabaya adalah ramalan dalam tradisi Jawa yang salah satunya dipercaya ditulis oleh Jayabaya, raja Kerajaan Kadiri. Ramalan ini dikenal pada khususnya di kalangan masyarakat Jawa yg dilestarikan secara turun temurun oleh para pujangga.Asal Usul utama serat jangka Jayabaya dapat dilihat pada kitab Musasar yg digubah oleh Sunan Giri Prapen. Sekalipun banyak keraguan keaslianya tapi sangat jelas bunyi bait pertama kitab Musasar yg menuliskan bahwasanya Jayabayalah yg membuat Ramalan-ramalan tersebut

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Ramalan_Jayabaya#Isi_Ramalan

 Siapakah Jayabaya?

Jayabaya adalah orang Jawa. Jadi, tentu semua ramalannya harus dihubungkan dengan huruf Jawa yang merupakan filsafatnya orang Jawa (Indonesia)

Huruf Jawa (Ciptaan Ajisaka)

Huruf Jawa mencerminkan sifat orang Jawa

honocoroko (ada utusan)

dotosowolo (berbeda pendapat)

podojoyonyo (sama-sama menang)

mogobotongo (sama-sama kalah)

Penandaan dalam huruf Jawa

Ke duapuluh Huruf Jawa itu mudah diberi huruf hidup hanya dengan menambahkan tanda.

-Ditambah tanda di depan atau dibelakang yang disebut Ditaling Tarung maka huruf A berubah menjadi O.

-Tetapi kalau Ditaling huruf A akan menjadi E.

-Jika Dicecek atau diberi tambahan koma di atas huruf maka A berubah menjadi ING.

-Berikan tambahan kaki dibawah atau Disuku maka A berubah jadi U.

-Tambah dengan tanda seperti huruf V atau Dilayar maka huruf Jawa itu mendapat tambahan R.

-Kalau mau mendapatkan huruf i atau Diwuku tambahkan tanda lingkaran di bagian atas. Atau Dilegeno dengan memberi tambahan tanda seperti angka 2 tetapi dengan kaki belakang yang panjang kebawah maka A menjadi Ah.

-Begitulah Huruf Jawa, diberi tambahan tanda apa saja akan melahirkan huruf hidup. Kecuali kalau Dipangku atau diberi tanda seperti kursi dibawah huruf maka dia akan mati.

Oleh: Oleh Eldy A. Akbar (http://www.sinarharapan.co.id/berita/0405/22/fea02.html)

Pemimpin dan calon pemimpin Indonesia (Oleh: Hariyanto Imadha):

Sejak Indonesia merdeka, Indonesia akan dipimpin oleh presiden dengan itentitas no-to-na-go-ro.

Arti Notonagoro:

Noto berarti menata. Nagoro berarti negara. Jadi pemimpin Indonesia juga disebut sebagai orang yang memiliki kemampuan untuk menata negara.

Ada hubungannya dengan huruf Jawa:

Hariyanto Imadha = Ho-ro-yo-to ho-mo-do

Gus Dur = go-do

Luna Maya = lo no mo yo

Dst.

Notonagoro Tahap I:

1,Soekarno — huruf akhirnya adalah NO

2.Soeharto — huruf akhirnya adalah TO

3.BJ Habibie — Habibie dalam bahasa Jawa artinya Tresno atau Tresna — NA

4.Abdurrahman Wahid — Terkenal dengan nama Gus Dur —Gus = GO

5.Megawati Sukarnoputri — Huruf akhirnya RI = RO

Jadi,mereka memenuhi kriteria No-to-na-go-ro

Ciri-ciri Satrio Piningit (belum muncul pada pemilu 2014?):

“Mula den upadinem sinatriya iku wus tan abapa, abibi, lola, wus pupus weda Jawa mung angendelake trisula, landepe trisula sing pucuk gegawe pati utawa untang nyawa, sing tengah sirik gawe kapitunaning liyan, sing pinggir-pinggir tolak colong njupuk winanda.”

Artinya, Satrio Piningit mempunyai ciri-ciri:

1.Tidak punya bapak dan ibu

2.Bersenjatakan Trisula

Apa tafsir Trisula?

Ada dua tafsir:

1.Seorang pemimpin yang punya cita-cita memperkuat tiga angkatan, yaitu TNI-AL,TNI-AU dan TNI-AD dengan senjata militer serba moderen karena anggaran di APBN cukup besar sehingga disegani negara-negara ASEAN.

2.Seorang pemimpin yang punya tiga ciri:a.Cerdas 2.Jujur 3.Amanah.

Notonagoro Tahap II:

6.Susilo Bambang YodhoyoNO: huruf akhir: NO

7.Presiden terpilih pada pemilu 2014: Ada hubungannya dengan huruf Jawa TO

Siapa kira-kira presiden terpilih 2014?

-WiranTO?

-Prabowo SubianTO?

-Sri Sultan Hamengko Buwono X yang punya nama asli Bandoro Raden Mas (BRM) Herdjuno DarpiTO?

-Mbak Tutut atau Siti Hardiyanti Hastuti TI = TO?

-Agus Harimurti TI = TO (Putera sulung SBY)?

-Sri Mulyani IndrawatTI = TO?

-Tommy Mandhala PuTRA=TO?

-Kristiani HerawaTI (isteri SBY)?

Siapa kira-kira?

Hanya Tuhan yang Maha Tahu

Kita tunggu saja pemilu 2014 nanti.

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

POLITIK: Jayabaya Memprediksikan Indonesia Akan Menjadi Negara Federal

AKANKAH Indonesia tetap menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)? Menurut Jayabaya, jawabannya “tidak”! Jayabaya memprediksikan suatu saat nanti Indonesia akan menjadi Negara Federal Republik Indonesia (NFRI).

Apa beda negara kesatuan dan negara federal?

Negara kesatuan adalah sebuah negara yang diperintah sebagai satu kesatuan. Kekuasaan politik pemerintah dalam negara kesatuan dapat dialihkan ke tingkat yang lebih rendah yang dipilih rakyat setempat, misalnya gubernur atau walikota, tapi pemerintah pusat memiliki hak untuk mencabut pejabat-pejabat tersebut.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Negara_kesatuan)

Kesimpulan

Negara kesatuan yaitu sebuah negara sebagian besar kewenangannya ditentukan pemerintahan pusat dan terdiri dari beberapa provinsi yang seragam.

Federasi adalah sebuah bentuk pemerintahan di mana beberapa negara bagian bekerja sama dan membentuk negara kesatuan. Masing-masing negara bagian memiliki beberapa otonomi khusus dan pemerintahan pusat mengatur beberapa urusan yang dianggap nasional. Dalam sebuah federasi setiap negara bagian biasanya memiliki otonomi yang tinggi dan bisa mengatur pemerintahan dengan cukup bebas.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Federasi)

Kesimpulan

Negara federal yaitu sebuah negara yang terdiri dari gabungan berbagai negara bagian dan mempunyai otonomi yang sangat luas dan bersifat mandiri.

Apa prediksi Jayabaya?

Jayabaya bukanlah seorang dukun. Bukan paranormal. Jayabaya adalah Raja dari Kerajaan Kadiri yang juga seorang pujangga, seorang sastrawan yang tergolong indigo. Indigo yaitu seseorang yang mempunyai tingkat kecerdasan tinggi. Sekaligus memiliki indera keenam (ESP atau extra sensory perception) yang mampu memprediksikan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Salah satu prediksinya berbunyi:

“Negarane ambane saprawolon”

Artinya, Indonesia akan terdiri dari 8 (delapan) negara bagian atau menjadi negara federal.

Kenapa harus berbentuk negara federal?

Alasannya:

-Wilayah Indonesia terlalu luas

-Jumlah penduduk terlalu banyak

-Pemerintah pusat dianggap tidak mampu lagi mengurusi daerah

Sehingga bentuk negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) tidak cocok lagi. Juga adanya tuntutan dari hampir semua daerah untuk memiliki otonomi yang sangat luas.

Mana saya 8 (delapan) negara bagian itu

Menurut hasil analisa saya, delapan negara bagian itu yaitu:

1. NAD & Sumatera

2.DKI Jakarta & Jawa Barat

3.Jawa Tengah & Jawa Timur

4.Kalimantan

5.Sulawesi

6.Maluku

7.Papua dan sekitarnya

8.Bali,Lombok,NTT,NTB dan sekitarnya.

Akan terbentuk tiga wilayah religi

Berdasarkan analisa saya, saat itu terjadi gerakan-gerakan nasional yang menuntut adanya wilayah-wilayah religi. Maka terjadilah tiga wilayah religi

Wilayah Indonesia Barat

Ciri khas: Memberlakukan syariat Islam terdiri dari:

-NAD & Sumatera

-DKI Jakarta & Jawa Barat

Wilayah Indonesia Tengah

Ciri khas: Mayoritas muslim tetapi tidak memberlakukan syariat Islam secara resmi (wilayah moderat) terdiri dari:

-Jawa Tengah & Jawa Timur

-Kalimantan

-Sulawesi

Wilayah Indonesia Timur

Ciri khas: Mayoritas non-muslim dan maju pesat berkat bantuan negara-negara non-muslim terdiri dari:

-Maluku

-Papua dan sekitarnya

-Bali,Lombok,NTT,NTB dan sekitarnya.

Pemerintahan

Pusat pemerintahan: Di Kalimantan

Pusat bisnis : Di Jakarta

Kapan itu terjadi?

Saya memprediksikan itu terjadi pada 2045, yaitu 100 tahun sesudah Indonesia merdeka. Saat itu Negara Federal Republik Indonesia (NFRI) dipimpin oleh seorang pemimpin yang benar-benar berkualitas.NFRI merupakan penyempurnaan daripada RIS (Repuublik Indonesia Serikat) yang berdiri pada 27 Desember 1949 dan dibubarkan pada 17 Agustus 1950 karena mengalami kegagalan.

Benarkah itu akan terjadi?

Artikel ini merupakan hasil analisa prediksi Jayabaya. Sebagai sebuah prediksi, tentu bisa benar bisa tidak benar. Namun fakta bahwa Indonesia sekarang menedrapkan otonomi daerah, maka sangat masuk akal kalau suatu saat nantii Indonesia menjadi Negara Federal Republik Indonesia (NFRI) yang adil,makmur dan sejahtera berdasarkan UUD 1945 (yang sudah diamandemen),Pancasila,Bhineka Tunggal Ika dengan bendera tetap Merah Putih.

Sumber gambar: indonesia-tourism.com

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.