• PARTAI POLITIK

    gambarbannerpartaigasing1

    gambarbannerpartaiyoyo1

    logo-apajpg1

    logo-barisannasionaljpg4

    logo-bulanbintangjpg1

    logo-gerindrajpg

    logo-hanurajpg

    logo-panjpg1

    logo-partaidemokratjpg

    logo-partaigarudajpg

    logo-partaigolkarjpg

    logo-pdipjpg

    logo-pibjpg

    logo-pkbjpg

    logo-pkdjpg

    logo-pknujpg

    logo-pkpjpg

    logo-pksjpg

    logo-pmbjpg

    logo-pnimarhaenjpg

    logo-ppijpg

    logo-pppjpg

  • Iklan

POLITIK:Tafsir Ramalan Jayabaya Tentang Pemimpin Indonesia 2014

RAMALAN Jayabaya adalah ramalan dalam tradisi Jawa yang salah satunya dipercaya ditulis oleh Jayabaya, raja Kerajaan Kadiri. Ramalan ini dikenal pada khususnya di kalangan masyarakat Jawa yg dilestarikan secara turun temurun oleh para pujangga.Asal Usul utama serat jangka Jayabaya dapat dilihat pada kitab Musasar yg digubah oleh Sunan Giri Prapen. Sekalipun banyak keraguan keaslianya tapi sangat jelas bunyi bait pertama kitab Musasar yg menuliskan bahwasanya Jayabayalah yg membuat Ramalan-ramalan tersebut

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Ramalan_Jayabaya#Isi_Ramalan

 Siapakah Jayabaya?

Jayabaya adalah orang Jawa. Jadi, tentu semua ramalannya harus dihubungkan dengan huruf Jawa yang merupakan filsafatnya orang Jawa (Indonesia)

Huruf Jawa (Ciptaan Ajisaka)

Huruf Jawa mencerminkan sifat orang Jawa

honocoroko (ada utusan)

dotosowolo (berbeda pendapat)

podojoyonyo (sama-sama menang)

mogobotongo (sama-sama kalah)

Penandaan dalam huruf Jawa

Ke duapuluh Huruf Jawa itu mudah diberi huruf hidup hanya dengan menambahkan tanda.

-Ditambah tanda di depan atau dibelakang yang disebut Ditaling Tarung maka huruf A berubah menjadi O.

-Tetapi kalau Ditaling huruf A akan menjadi E.

-Jika Dicecek atau diberi tambahan koma di atas huruf maka A berubah menjadi ING.

-Berikan tambahan kaki dibawah atau Disuku maka A berubah jadi U.

-Tambah dengan tanda seperti huruf V atau Dilayar maka huruf Jawa itu mendapat tambahan R.

-Kalau mau mendapatkan huruf i atau Diwuku tambahkan tanda lingkaran di bagian atas. Atau Dilegeno dengan memberi tambahan tanda seperti angka 2 tetapi dengan kaki belakang yang panjang kebawah maka A menjadi Ah.

-Begitulah Huruf Jawa, diberi tambahan tanda apa saja akan melahirkan huruf hidup. Kecuali kalau Dipangku atau diberi tanda seperti kursi dibawah huruf maka dia akan mati.

Oleh: Oleh Eldy A. Akbar (http://www.sinarharapan.co.id/berita/0405/22/fea02.html)

Pemimpin dan calon pemimpin Indonesia (Oleh: Hariyanto Imadha):

Sejak Indonesia merdeka, Indonesia akan dipimpin oleh presiden dengan itentitas no-to-na-go-ro.

Arti Notonagoro:

Noto berarti menata. Nagoro berarti negara. Jadi pemimpin Indonesia juga disebut sebagai orang yang memiliki kemampuan untuk menata negara.

Ada hubungannya dengan huruf Jawa:

Hariyanto Imadha = Ho-ro-yo-to ho-mo-do

Gus Dur = go-do

Luna Maya = lo no mo yo

Dst.

Notonagoro Tahap I:

1,Soekarno — huruf akhirnya adalah NO

2.Soeharto — huruf akhirnya adalah TO

3.BJ Habibie — Habibie dalam bahasa Jawa artinya Tresno atau Tresna — NA

4.Abdurrahman Wahid — Terkenal dengan nama Gus Dur —Gus = GO

5.Megawati Sukarnoputri — Huruf akhirnya RI = RO

Jadi,mereka memenuhi kriteria No-to-na-go-ro

Ciri-ciri Satrio Piningit (belum muncul pada pemilu 2014?):

“Mula den upadinem sinatriya iku wus tan abapa, abibi, lola, wus pupus weda Jawa mung angendelake trisula, landepe trisula sing pucuk gegawe pati utawa untang nyawa, sing tengah sirik gawe kapitunaning liyan, sing pinggir-pinggir tolak colong njupuk winanda.”

Artinya, Satrio Piningit mempunyai ciri-ciri:

1.Tidak punya bapak dan ibu

2.Bersenjatakan Trisula

Apa tafsir Trisula?

Ada dua tafsir:

1.Seorang pemimpin yang punya cita-cita memperkuat tiga angkatan, yaitu TNI-AL,TNI-AU dan TNI-AD dengan senjata militer serba moderen karena anggaran di APBN cukup besar sehingga disegani negara-negara ASEAN.

2.Seorang pemimpin yang punya tiga ciri:a.Cerdas 2.Jujur 3.Amanah.

Notonagoro Tahap II:

6.Susilo Bambang YodhoyoNO: huruf akhir: NO

7.Presiden terpilih pada pemilu 2014: Ada hubungannya dengan huruf Jawa TO

Siapa kira-kira presiden terpilih 2014?

-WiranTO?

-Prabowo SubianTO?

-Sri Sultan Hamengko Buwono X yang punya nama asli Bandoro Raden Mas (BRM) Herdjuno DarpiTO?

-Mbak Tutut atau Siti Hardiyanti Hastuti TI = TO?

-Agus Harimurti TI = TO (Putera sulung SBY)?

-Sri Mulyani IndrawatTI = TO?

-Tommy Mandhala PuTRA=TO?

-Kristiani HerawaTI (isteri SBY)?

Siapa kira-kira?

Hanya Tuhan yang Maha Tahu

Kita tunggu saja pemilu 2014 nanti.

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

Iklan

POLITIK: Kesuksesan-kesuksesan SBY

RASA-RASANYA tidak adil kalau kita mengatakan SBY gagal dalam mengelola negara dan bangsa. Harus kita akui secara jujur bahwa sebenarnya cukup banyak kesuksesan-kesuksesan beliau.

 Kesuksesan-kesuksesan SBY

1.Sukses meningkatkan utang tiap warganaegara Indonesia dari Rp 5 juta/orang pada 2004 menjadi Rp 9 juta/orang pada 2010

2.Sukses mengurangi angka kemiskinan dengan cara membuat kebijakan konversi dari minyak tanah ke gas elpiji

3.Sukses melaksanakan pemilu 2009 dengan cara membuat DPT-nya amburadul

4.Sukses menghambur-hamburkan uang rakyat dengan cara membeli mobil mewah untuk para menteri, seharga Rp 1,2 milyar sedangkan mobil perdana menteri Jepang saja harganya cuma Rp 500 juta

5.Sukses membuat biaya pendidikan terutama di perguruan tinggi menjadi luar biasa mahal.Juga biaya kesehatan juga semakin mahal.

6.Sukses meningkatkan harga diri bangsa dengan cara membatalkan kunjungannya ke Belanda

7.Sukses menaikkan harga sembako menjadi berlipat-lipat

8.Sukses menjual sumber daya alam dengan harga murah kepada para kapitalis asing

9.Sukses mengundang kapitalisme asing sehingga 70% perekonomian Indonesia dikuasai kapitalis asing,70% perbankan dikuasai kapitalis asing,70% undang-undang dibuat atas pesanan kapitalis asing dan sukses membangun gedung-gedung bertingkat yang 70% dikuasai asing.

10.Sukses menelantarkan kasus Lumpur Lapindo, Bank Century, pelanggaran HAM,dll.

Dan masih banyak kesuksesan lain yang bisa kita baca di berbagai surat kabar.

Hariyanto Imadha

Penulis kritik pencerahan

Sejak 1973

POLITIK: Pendapat-Pendapat yang Ngawur tentang Golput

PENYEBAB golput sangat banyak. Bukan hanya persoalan ada tidaknya caleg/capres atau pemimpin yang berkualitas, tetapi juga mencakup kesalahan dari pihak peyelenggara pemilu sendiri. Termasuk UU Pemilu yang mengatakan bahwa memilih adalah hak dan bukan kewajiban.

Di bawah adalah pendapat pro-kontra golput.

Kontra Golput:

Golput bukan warganegara yang baik

Pro Golput:

Mereka yang tidak golput belum tentu warganegara yang baik.Buktinya, yang datang ke TPS ada koruptor, pelacur, dan di TPS Lembaga Pemasyarakatan ada pembunuh, bandar narkoba, perampok, penipu,bajingan tengik,dll.

Kontra Golput:

Golput tidak menghasilkan apa-apa.Kontra produktif.

Pro Golput:

Lebih baik tidak menghasilkan apa-apa, daripada menghasilkan caleg/capres yang tidak berkualitas.

Kontra Golput:

Kalau semua golput, Indonesia tidak punya pemimpin

Pro Golput:

Di dunia ini tidak ada yang angka golputnya 100 persen.Jadi, jangan berandai-andai.

Kontra Golput:

Kalau banyak yang golput,berarti legitimasi caleg/capres kurang,dong?

Pro Golput:

Jangan kawatir. Di Jerman angka golputnya 60 persen, toh mereka tetap legitimate.

Kontra Golput:

Golput lebih banyak mudaratnya daripada tidak golput

Pro Golput:

Justru, salah pilih haram hukumnya dan banyak mudaratnya.

Kontra Golput:

Golput itu orang-orang yang pesimis

Pro Golput:

Lebih baik pesimis berdasarkan fakta daripada optimis tetapi tidak didukung fakta.

Kontra Golput:

Lebih baik memilih daripada tidak memilih

Pro Golput:

Lebih baik golput daripada salah pilih

Kontra Golput:

Golput tidak nasionalis

Pro Golput:

Mereka yang tidak golput banyak yang tidak nasionalis. Memakai HP buatan luar negeri, memakai mobil buatan luar negeri, membeli TV buatan luar negeri, bahkan membeli makanan juga buatan luar negeri.

Kontra Golput:

Golput haram hukumnya

Pro Golput:

Indonesia bukan negara Islam, tetapi negara hukum. Fatwa MUI wajib dihormati, tetapi tidak wajib diikuti. Sebab, yang menentukan seseorang masuk sorga atau neraka adalah Tuhan. Bukan MUI Fatwa MUI tidak mempunyai kekuasaan untuk memaksa.

Kontra Golput:

Bagi umat Islam, memilih pemimpin wajib hukumnya

Pro Golput:

Iya,wajib, Tapi wajib itu ada dua. Fardlu ain (tidak boleh diwakilkan, kalau ada caleg/capres berkualitas) dan fardlu kifayah (boleh diwakilkan, kalau tidak ada caleg/capres yang berkualitas).

Kontra Golput:

Golput tidak punya pendirian

Pro Golput:

Justru golput merupakan pendirian

Kontra Golput:

Sebaik-baiknya golput, masih lebih baik tidak golput

Pro Golput:

Sebaik-baiknya salah pilih, lebih baik golput

Kontra Golput:

Golput lebih banyak negatifnya daripada positifnya

Pro Golput:

Kalau memilih caleg/capres busuk, justru lebih banyak mudaratnya. Kalau selama ini kekayaan alam kita dikuras habis oleh asing, itu bukan salah asing. Tetapi, itu salahnya pemilih yang telah salah memilih. Mereka memilih caleg/capres yang pro-asing dan tidak pro rakyat.

Kontra Golput:

Golput tidak berhak menjadi warganegara Indonesia

Pro Golput:

Tidak ada undang-undang yang mengatakan demikian.

Kontra Golput:

Golput tidak ada gunanya

Pro Golput

Justru ada gunanya. Supaya para caleg/capres mawas diri atau instrospeksi kenapa kok sampai mereka tidak dipilih.

Kontra Golput

Apakah golput bisa membawa perubahan ke arah yang baik/lebih baik?

Pro Golput:

Perubahan baik/lebih baik harus dibuktikan dulu melalui track record (prestasi di masa lalunya).Setelah terbukti,boleh dipilih atau dipilih lagi.

Kontra Golput:

Manusia wajib ihtiar

Pro Golput:

Ihtiar kalau salah ya konyol namanya.Tuhan memberi otak manusia untuk berpikir rasional dan bukan berpikir secara spekulatif.

Kontra Golput:

Golput itu kan sama saja dilakukan orang-orang yang tidak mau ihtiar

Pro Golput:

Justru golput merupakan ihtiar untuk menghindarkan terpilihnya wakil rakyat dan capres-cawapres yang tidak berkualitas.Justru merupakan ihtiar untuk menyelamatkan bangsa dan negara dari keterpurukan.

Kontra Golput:

Lebih baik memilik yang terbaik di antara semuanya yang buruk-buruk itu

Pro Golput:

Menurut logika,baik adalah baik,buruk adalah buruk.Jadi,kalau semuanya buruk ya jangan dipilih. Ibarat nilai ujian,kalau lima matakuliah rata-rata nilainya 59, ya tidak lulus.Jangan diluluskan.

Kontra Golput:

Bagaimana cara menilai calon wakil rakyat/pemimpin yang berkualitas?

Pro Golput:

Harus kenal.Harus tahu dulu track recordnya (prestasi di masa sebelumnya) baik atau tidak.Kalau tidak tahu tetapi memilih, itu perbuatan orang bodoh.

Kontra Golput:

Apakah Anda akan golput seumur hidup?

Pro Golput:

Tidak.Jika ada calon wakil rakyat atau capres-cawapres yang benar-benar berkualitas dan punya track record (prestasi di masa lalunya) yang baik, tentu kami tidak akan golput.

Kontra Golput:

Lantas, bagaimana dong caranya supaya angka golput menurun?

Pro Golput:

Pertama, mengubah UU Pemilu dari hak menjadi wajib. Mereka yang tidak datang ke TPS didenda (seperti di Australia).Cuma, ini tidak demokratis.

Kedua, caleg/capres harus membuat visi,misi dan rencana kerja yang jelas dan realistis. Juga harus jujur, adil, cerdas, dan punya track record (di masa sebelumnya) yang baik.

Juga, syarat-syarat lain yang positif.

Kesimpulan

1.Golput adalah hak setiap warga negara Indonesia

2.Golput tidak melanggar UUD 1945 maupun UU Pemilu.

3.Pemilu adalah hak.Bukan kewajiban.

4.Pemilih/bukan pemilih yang cerdas, tidak akan salah mengambil keputusan.

Hariyanto Imadha

Pengamat Perilaku

Sejak 1973

POLITIK: Apa Kata Google tentang Presiden-presiden RI?

MARI kita mencoba mengevaluasi keberhasilan dan kegagalan presiden-presiden RI mulai dari Soekarno hingga SBY. Cara baru mengevaluasi yaitu menggunakan Google. Sebab, Google merupakan kumpulan pendapat masyarakat. Dengan mengetik kata kunci “keberhasilan” kemudian “kegagalan” untuk masing-masing mantan presiden dan presiden, maka kita akan mengetahui siapa presiden yang berhasil dan yang gagal dalam hal “strategi politik, ekonomi, sosial, budaya,pertahanan keamanan,hukum,HAM” secara rata-rata (average value).Tabel di bawah disusun berdasarkan banyaknya link/tautan.

Hasilnya per-Minggu,17 Juli 2011 sbb:

1.Soekarno

Sumber foto: ngobrolaja.com

Presiden Keberhasilan Kegagalan 100 Persen %Keberhasilan % Kegagalan Kesimpulan
Soekarno

1080000

1110000

2190000

49,31506849

50,68493151

Gagal

2.Soeharto

Sumber foto: id.wikipedia.org

Presiden Keberhasilan Kegagalan 100 Persen %Keberhasilan % Kegagalan Kesimpulan
Soeharto

832000

827000

1659000

50,15069319

49,84930681

Berhasil

3.BJ Habibie

Sumber foto: kepustakaan-presiden.pnri.go.id

Presiden Keberhasilan Kegagalan 100 Persen %Keberhasilan % Kegagalan Kesimpulan
BJ Habibie

90000

111000

201000

44,7761194

55,2238806

Gagal

4.Gus Dur

Sumber foto: exposenews.wordpress.com

Presiden Keberhasilan Kegagalan 100 Persen %Keberhasilan % Kegagalan Kesimpulan
Gus Dur 207000

301000

508000

40,7480315

59,2519685

Gagal

5.Megawati

 Sumber foto: hernyyahya.blogspot.com

Presiden Keberhasilan Kegagalan 100 Persen %Keberhasilan % Kegagalan Kesimpulan
Megawati

702000

759000

1461000

48,04928131

51,95071869

Gagal

6.SBY

Sumber foto: news.okezone.com

Presiden Keberhasilan Kegagalan 100 Persen %Keberhasilan % Kegagalan Kesimpulan
SBY

1890000

2260000

4150000

45,54216867

54,45783133

Gagal

Tabel Keberhasilan dan Kegagalan Presiden-presiden RI Versi Google

Berdasarkan Average Value (Nilai Rata-rata)

Presiden Keberhasilan Kegagalan 100 Persen %Keberhasilan % Kegagalan Kesimpulan
Soekarno

1080000

1110000

2190000

49,31506849

50,68493151

Gagal
Soeharto

832000

827000

1659000

50,15069319

49,84930681

Berhasil
BJ Habibie

90000

111000

201000

44,7761194

55,2238806

Gagal
Gus Dur

207000

301000

508000

40,7480315

59,2519685

Gagal
Megawati

702000

759000

1461000

48,04928131

51,95071869

Gagal
SBY

1890000

2260000

4150000

45,54216867

54,45783133

Gagal

 

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

POLITIK: Mengenal Tipu-tipu Politik

SEBENARNYA, rakyat Indonesia belum siap untuk mengikuti pemilu/pilkada secara langsung. Alasannya, pengetahuan mereka tentang politik masih sangat sedikit. Bahkan, banyak juga yang sama sekali tidak mengerti. Akhirnya, mereka memilih capres-cawapres dan calon anggota DPR hanya berdasarkan ilmu kira-kira. Mereka sering mengatakan,mereka memilih berdasarkan hati nurani. Padahal sebenarnya bukan hati nurani,melainkan “ilmu kira-kira” yang sifatnya sangat spekulatif.

Buta politik

Mereka yang tak faham politik bukan hanya yang berpendidikan rendah. Mereka yang punya gelar S1,S2 dan S3 juga banyak yang buta politik. Merekapun memilih capres-cawapres dan calon anggota DPR berdasarkan ilmu kira-kira. Mereka tak memahami ilmu tipu-tipu politik.

Tipu-tipu politik

Rakyat yang buta politik sasaran empuk terhadap tipu-tipu politik.Tipu-tipu politik bisa lewat kampanye,bisa juga lewat lembaga survei politik. Lembaga-lembaga survei yang telah berubah menjadi pelacur politik tak henti-hentinya mmengiklankan hasil survei rrekayasanya bahwa parpol ertentu,capres-cawapres ttertentu,parpol tertentu akan dipilih lebih dari 70% pemilih. Dan ternyata banyak yang “termakan” tipuan-tipuan ini. Lembaga survei politik pada dasarnya menggiring opini rakyyat untuk memilih capres-cawapres tertentu,calon anggota DPR tertentu atau parpol tertentu. Mereka yang berpenddidiikan S1,S2 dan S3 yang tak faham ilmu statistikpun banyak yang percaya dan tterpengaruh hasil survei politik itu.Padahal, survei bisa direkayasa.

Buta psikologi

Fakttor lain yaitu, banyak pemilih yang tak memahami psikologi, baik psikologi ilmiah maupun psikologi populer. Tidak mengenal psikologi kepribadian. Sebab, tiap capres-cawapres dan calon anggota DPR tentu punya kepribadian yang positif maupun negatif.

Tipu-tipu psikologi

Dalam kampanyenya,mereka selalu mengesankan sebagai capres-cawapres dan calon anggota DPR yang bersih,anti korupsi,akan meningkatkan kesejahteraan rakyat,harga sembako murah,pendidikan gratis,dll. Pokoknya, para pemilih diberi mimpi-mimpi indah tanpa tahu mana yang realistis dan mana yang tidak realistis. Para capres-cawapres menjual nama ayahnya yang pernah jadi ppresiden, menjual ke-nggantheng-annya,menjual kharismanya. Pokoknya hanya menampilkan “kulit”nya saja.

Buta manajemen

Secara umum,pemilih kita tak faham ilmu manajemen, terutama tentang kepemimpinan atau “leadership”. Padahal, kepemimpinan yang baik merupakan syarat mutlak bagi seorang pemimpin dan wakil rakyat.

Tipu-tipu manajemen

Rakyat yang tak faham ilmu manajemen,terutama leadership,tentu tidak bisa menilai, mana capres-cawapres atau calon anggota DPR yang mempunyai leadership yang baik dan andal.Rakyat pemilih bukan karena faktor kualitas leadership, tetapi justru memilih capres-cawapres yang pandai bicara (manajemen orasi), terpengaruh ribuan brosur, spanduk, baliho, pamflet, iklan di koran, iklan di radio, iklan di TV dan media publikasi lainnya (manajemen publikasi). Bahkan juga melalui kampanye kotor, yaitu membeli suara (manajemen money politic).

Tipu-tipu politik setelah terpilih

1.Era Soeharto

Era Soeharto adalah era Indonesia ekspor BBM atau minyak. Sebagian hasilnya untuk subsidi SPP bagi semua mahasiswa Perguruan Tingggi Negeri (PTN) sehingga biaya kuliah “kelihatannya” murah. Subsidi BBM mengakibatkan biaya transportasi “kelihatannya” murah dan berakibat harga sembako “kelihatannya” murah. Padahal, era Soeharto juga punya utang luar negeri yang besar. Stabilitas keamanan juga “kelihatannya” aman,padahal semu.

2.Era Megawati

Saat menjadi presiden, Mega termasuk buta ilmu ekonomi,sehingga mudah dikadalin menteri-menterinya. Antara lain menjual sumber gas alam cair di Tangguh, Papua, dengan harga luar biasa murah ke China. Dampaknya terhadap “wong cilik” yang kaatanya akan dibela,akan disejahterakan,tak pernah menjadi kenyataan.

3.Era SBY

Utang luuar negerinya luar biasa. Dengan dalih demi pembangunan,utang ke mana-mana.Saat memerintah tahun 2004, uutang tiap warganegara Indonesia Rp 5 juta (warisan utang era Soeharto). Pada tahun 2011 utang tiap warganegara Rp 7 juta. Jika SBY berkuasa hingga 2014, maka utang tiap warganegara Rp 9 juta atau Rp 11 juta jika utang swasta dihitung.

Untuk membayar gaji PNS/TNI/Polri yang sudah naik tahun-tahun yang lalu,uangnya utang ke JICA (Jepang)

Untuk stimulus ekonomi akibat krisis finansial Amerika, uutang ke ADB

Untuk BLT bagi warga miskin, utang ke World bank

Untuk menambah devisa, utang ke IMF dan seterusnya.

Kalau dihitung,tiap detik,utang pemerintahan SBY beertambah Rp 10 juta.

Rakyat tidak tahu kriteria pemimpin yang berkualitas

Sampai hari ini, masih sangat banyak rakyat yang tidak tahu kriteria pemimpin yang berkualitas.Mereka mudah dibohongi tipu-tipu politik.Mereka juga memilih karena ingin dianggap sebagai warganegara yang baik. Terpengaruh iklan, pidato,kampanye,iklan dan semacamnya. Takut golput karena golput dinyatakan haram.Memilih karena diberi uang. Siapapun yang dicalonkan oleh parpol favoritnya,akan dipilih tanpa tahu kualitasnya. Dan tipu-tipu politik lainnya.

Sejarah kepresidenan di Indonesia

1.Soekarno

Terpilih sebagai presiden karena sudah terbukti memperjuangkan seluuruh rakyat Indonesia

2.Soeharto

Terpilih sebagai presiden karena melakukan“kudeta merangkak”

3.BJ Habibie

Terpilih sebagai presiden karena nasib baik,meneruskan Soeharto.

4.Gus Dur

Terpilih sebagai presiden karena saat itu tidak ada tokoh yang sekaliber Gus Dur

5.Megawati

Terpilih sebagai presiden karena nasib baik,meneruskan pemerintahan Gus Dur

5.SBY

Terpilih sebagai presiden karena “politik pencitraan”nya.

Kesimpulan

Hanya Soekarnolah yang terpilih sebagai presiden karena benar-benar memperjuangkan rakyat dan tidak menumpuk kekayaan seperti presiden-presiden sesudahnya. Hanya Soekarno yang punya ideologi poliitik dan jelas-jelas konsisten dengan ideologi politiknya. Presiden-presiden sesudahnya tidak punya ideologi yang jelas. Hanya menumpuk kekayaan dan menambah banyak total utang luar negeri.Tidak benar-benar pro rakyat.

Solusi

Di negara-negara maju, ada kegiatan yang dinamakan pendidikan politik atau pencerahan politik. Sedangkan di Indonesia, sampai hari ini belum ada lembaga yang memberikan pendidikan politik terhadap 70% pemilih yang nyata-nyata masih buta politik.

Artikel lain tentang Tipu-tipu Politik:

-Politik Tipu-tipu:

http://politik.kompasiana.com/2011/06/04/politik-tipu-tipu/

-Tinggalkan ‘Politik Tipu-Tipu’, Kembalilah Ke Politik Islam

http://hizbut-tahrir.or.id/2010/05/26/tinggalkan-politik-tipu-tipu-kembalilah-ke-politik-islam/

-Chusnul Mar’iyah: Pemilu dan Pemilukada 2009 Banyak Tipu Muslihat

http://www.politikindonesia.com/index.php?k=wawancara&i=24219-Chusnul%20Mar%E2%80%99iyah:%20Pemilu%20dan%20Pemilukada%202009%20Banyak%20Tipu%20Muslihat

Renungan

“Politik adalah ilmu untuk berkuasa dengan cara kampanye,mengobral janji dan jika perlu membohongi rakyat yang memilihnya dan jika terpilih, menumpuk kekayaan sebanyak-banyaknya yang diperoleh melalui berbagai cara, termasuk korupsi.

Sumber gambar: http://www.facebook.com/group.php?gid=105369989493382

Hariyanto Imadha

Pengamat perilaku

Sejak 1973

POLITIK: SBY-Boediono Menang Karena Pemilu 2009 Penuh Kecurangan

DENGAN adanya kasus surat palsu di KPU Pusat, maka kecurangan pemilu mulai terkuak. Apa yang dilakukan Andi Nurpati baru merupakan puncak gunung es. Sedangkan gunung esnya pasti lebih besar. Pemilu 2009 memang meragukan kejujurannya. Terutama kasus kacaunya Daftar Pemilih Tetap (DPT), dihapuskannya sekitar 69.000 TPS, dokumen-dokumen KPU cepat-cepat dimusnahkan dan indikator-indikator kecurangan lainnya.

Manipulasi data suara?

Pilpres 2009:

-DPT : 171.265.442 orang.

-Golput dan suara tidak sah: 49.677.776 + 17.488.581= 67.166.357 orang.

-Pemilih= 104.099.085 orang.

-Perolehan suara SBY-Boediono = 60% X 104.099.085= 62.459.451=37% dari jumlah pemilih sah!!.

-Perkiraan penggelembungan=18 juta X 104 juta=17%.

-Perolehan SBY-Boed hanya=37%-17%=20%!

Sumber : Dari berbagai sumber

Coba, kalau Anda mengaku jago matematika, perhatikan data-data di atas dengan cermat dan jujur.

Aneh,bukan?

Artikel-artikel lain tentang kecurangan pemilu 2009

-Kecurangan Pemilu 2009 Ancam Demokrasi

http://www.pdiperjuangan-jatim.org/v03/index.php?mod=berita&id=2439

-Kecurangan Pemilu 2009?

http://kopitozie.blogcantik.com/2009/04/kecurangan-pemilu-indonesia-2009.html

-KapanLagi.com: Prabowo: Banyak Kecurangan di Dalam Pemilu 2009

http://berita.kapanlagi.com/politik/nasional/prabowo-banyak-kecurangan-di-dalam-pemilu-2009.html

-Mengenali Modus Kecurangan Pemilu « Syukriy Abdullah

http://syukriy.wordpress.com/2009/04/08/mengenali-modus-kecurangan-pemilu/

-VIVAnews – Wiranto: Bongkar Habis Kecurangan Pemilu 2009

http://politik.vivanews.com/news/read/232172-wiranto–bongkar-habis-kecurangan-pemilu-2009

Kesimpulan:

SBY-Boediono memenangkan Pemilu 2009 karena pemilunya penuh kecurangan

Sumber gambar: masinton.blogspot.com

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

Sumber : Dari berbagai sumber

Coba, kalau nda mengaku jago matematika, perhatikan data-data di atas dengan cermat dan jujur.

Aneh,bukan?

Sumber gambar: masinton.blogspot.com

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger