• PARTAI POLITIK

    gambarbannerpartaigasing1

    gambarbannerpartaiyoyo1

    logo-apajpg1

    logo-barisannasionaljpg4

    logo-bulanbintangjpg1

    logo-gerindrajpg

    logo-hanurajpg

    logo-panjpg1

    logo-partaidemokratjpg

    logo-partaigarudajpg

    logo-partaigolkarjpg

    logo-pdipjpg

    logo-pibjpg

    logo-pkbjpg

    logo-pkdjpg

    logo-pknujpg

    logo-pkpjpg

    logo-pksjpg

    logo-pmbjpg

    logo-pnimarhaenjpg

    logo-ppijpg

    logo-pppjpg

POLITIK: Sekitar 70% Rakyat Telah Salah Memilih Pemimpin dan Wakil Rakyat

INDONESIA terkenal dengan buminya yang kaya raya sumber daya alam, sumber daya ekonomi,  sumber daya manusia, sumber daya kelautan, sumber daya energi dan sumber daya lainnya. Tetapi, kenapa Indonesia terpuruk : terbelit utang, pembangunan tidak merata, kemiskinan masih banyak. Korupsi, kolusi, nepotisme, pungli, suap dan sokok merajalela. Semakin banyak mafia pajak, mafia hukum, mafia kasus, mafia politik dan bahkan mafia trias politika. Kenapa?

Penyebabnya adalah, sekitar 70% rakyat telah salah memilih.

Yaitu salah memilih pemimpin dan wakil rakyat. Di dalam salah satu artikel penulis, ada 8 kesalahan yang dilakukan oleh rakyat di dalam salah memilih:

A.Cara memilih yang salah (Jumlah sekarang: 70%)

 1.Karena faktor figur

Karena capresnya ganteng,gagah,cantik,kelihatannya berwibawa dan semacamnya.

2.Karena faktor kharisma

Karena capresnya anaknya mantan presiden,istrinya mantan presiden,masih keturunan raja Majapahit dan semacamnya.

3.Karena faktor gelar

Karena capresnya punya gelar S-1,S-2,S-3 atau punya predikat profesor,maka dia dianggap mampu menjadi presiden.

4.Karena faktor popularitas

Karena capresnya orang terkenal, maka capres lain yang tidak terkenal dianggap kurang meyakinkan.

5.Karena faktor visi misi yang sorgawi

Karena terpikat oleh visi misi dan janji-janji sorgawi sehingga para pemilih terbuai akan menikmati masa depan yang lebih baik.

6.Karena faktor iklan pencitraan di televisi

Karena terpengaruh oleh iklan-iklan pencitraan di televisi dengan penampilan yang meyakinkan.

7.Karena faktor pengaruh hasil lembaga survei

Karena tiap hari dipengaruhi iklan hasil survei yang mengarah salah seorang capres tertentu, maka beranggapan capres itulah yang terbaik untuk dipilih.

8.Karena faktor takut fatwa haram golput

Karena ada fatwa haram golput, maka pemilih memilih asal-asalan. hanya berdasarkan ilmu kira-kira yang sifatnya spekulatif saja.

9.Karena faktor iming-iming

Karena ada iming-iming uang, akan diberi pekerjaan, akan diberi proyek dan iming-iming lainnya, maka pemlihpun memilih capres ttersebut.

10.Karena faktor pendapat yang menyesatkan

Pemilih sering mendapat nasehat yang menyesatkan “kalau semua capres jelek dan tidak berkualitas, pilihlah yang terbaik dari mereka yang jelek dan tidak berkualitas”.

Atau,karena pemilih simpatisan Partai X, maka siapapun capres yang dicalonkan Partai X,pasti akan dipilihnya.

Kesalahan-kesalahan masyarakat pemilih seperti di atas, selama ini selalu dimanfaatkan oleh politisi-politisi busuk.

B. Kualitas pemimpin dan wakil rakyat sesuai kualitas pemilihnya

Hukum sosial mengatakan, bahwa pimpinan sebuah komunitas akan memilih pemimpinnya sesuai kualitas komunitas itu sendiri.

Misalnya:
Komunitas preman akan memilihnya seorang preman juga. Komunitas muslim yang baik akan memilih seorang pemimpin muslim yang baik juga. Komunitas mahasiswi cantik akan memilih pemimpinnya mahasiswi cantik juga. Itulah hukum sosial yang bersifat umum. Di dalam ilmu komputer ada istilah “garbage in garbage out” (kalau yang masuk sampah yang keluar sampah juga.

C.Kenapa rakyat salah pilih?

Survei membuktikan bahwa 70% pemilih adalah pemilih irrasional. Penyebab salah pilih antara lain:

1.Tidak memahami politik ataupun ilmu politik

2.Tidak mengetahui ciri-ciri pemimpin dan wakil rakyat yang berkualitas.

ad. 1.Tidak memahami politik ataupun ilmu politik

Bisa dimaklumi. Sejak 1945 hingga sekarang (2012) sekitar 70% pemilih tidak memahami politik ataupun ilmu politik, baik mereka yang berpendidikan rendah maupun pendidikan tinggi.

ad.2. Tidak mengetahui ciri-ciri pemimpin dan wakil rakyat yang berkualitas.

Sekitar 70% pemilih tidak tahu ciri-ciri pemimpin dan wakil rakyat yang berkualitas itu yang bagaimana.

Solusi

1.Seharusnya, pemerintah maupun LSM ataupun para cendekiawan memberikan pencerahan Pendidikan dan Pencerahan Politik kepada rakyat. Bisa melalui media massa ataupun melalui penyuluhan-penyuluhan secara langsung. Titik beratnya yaitu cara memilih pemimpin dan wakil rakyat yang benar dan memberikan ciri-ciri pemimpin dan wakil rakyat yang berkualitas. Pencerahan harus dilakukan secara terus menerus dan dilaksanakan secara efektif dan efisien. Pencerahan seperti ini sudah dilaksanakan oleh berbagai negara maju.

2.Cara benar dan cara salah memilih pemimpin dan wakil rakyat bisa dibaca di artikel penulis di:
https://partaigolput.wordpress.com/2011/04/23/politik-cara-salah-dan-cara-benar-dalam-memilih-capres-cawapres/

3.Ciri-ciri pemimpin dan wakil rakyat yang berkualitas:

-Clever (pandai)

-Clean (bersih)

-Competence (mempunyai keahlian)

-Care (perhatian)

-Committment (menepati janji)

-Communicative (mampu berkomunikasi)

-Carefully (hati-hati)

-Capable (memiliki kemampuan)

-Consequence (satunya rencana  dan realisasi)

-Cooperative (mampu bekerja sama),dll.

Kata-kata bijak

Menyalahkan orang yang salah bukanlah perbuatan yang salah. Justru bertsifat mengingatkan agar orang yang salah tidak melakukan kesalahan lagi.

Hariyanto Imadha

Facebooker & Blogger

Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: