• PARTAI POLITIK

    gambarbannerpartaigasing1

    gambarbannerpartaiyoyo1

    logo-apajpg1

    logo-barisannasionaljpg4

    logo-bulanbintangjpg1

    logo-gerindrajpg

    logo-hanurajpg

    logo-panjpg1

    logo-partaidemokratjpg

    logo-partaigarudajpg

    logo-partaigolkarjpg

    logo-pdipjpg

    logo-pibjpg

    logo-pkbjpg

    logo-pkdjpg

    logo-pknujpg

    logo-pkpjpg

    logo-pksjpg

    logo-pmbjpg

    logo-pnimarhaenjpg

    logo-ppijpg

    logo-pppjpg

LOGIKA: Kata Bijak JF Kennedy Yang Ditafsirkan Secara Menyesatkan

JFKennedy-wwwthefamouspeoplecom

ORANG yang tidak memahami Ilmu Logika secara sempurna, seringkali menelan mentah-mentah kata-kata bijak, motivasi, atau pendapat yang sepintas kelihatannya benar, padahal tidak benar atau tidak sesuai dengan maksud yang sesungguhnya. Di sebuah TV Swasta  menjelang pileg (pemilu legislatif) ditayangkan berkali-kali ucapan JF Kennedy yang memberikan kesan bahwa seolah-olah mereka yang golput itu merupakan rakyat yang tidak berbuat apa-apa atau dianggap tidak punya kontribusi kepada negara. Tentu, itu merupakan logika yang sangat menyesatkan.

A.Pernyataan  JF Kennedy
Kennedy dilantik presiden pada tanggal 20 Januari 1961, dan pada saat itulah ia sangat terkenal dengan pidatonya: “Jangan tanya apa yang dapat diperbuat oleh negara kepadamu, tetapi tanyakanlah apa yang dapat kau buat bagi negara!” (Sumber: http://politik.kompasiana.com/2010/05/28/john-f-kennedy-jangan-tanyakan-apa-yang-negara-buat-tapi-152426.html)

Kritik terhadap pernyataan JF Kennedy

Pernyataan Kennedy sebagai kutipan dari Cicero dikemudian hari mendapat kritikan, karena bahaya hilangnya peran serta eksistensi individu dalam negara dalam paham totalitarian-integralistik. Seolah warga-negara hanya tunduk dan patuh tanpa sikap kritis pada pelanggaran hukum dan konstitusi yang sebenarnyalah menjadi kontrak sosial individu dan Negara, yang sekarang tak bosan-bosannya kita mengulangi. (Sumber: http://politik.kompasiana.com/2010/05/28/john-f-kennedy-jangan-tanyakan-apa-yang-negara-buat-tapi-152426.html).

Kesalahan logika pernyataan JF Kennedy

1.Pernyataan JF Kennedy memberi kesan, seolah-olah rakyat tidak berbuat apa-apa. Seolah rakyat yang golput tidak punya kontribusi apa-apa terhadap negara. Padahal banyak hal dan kontribusi yang dibuat oleh rakyat buat negara, antara lain:

-Di bidang pajak

-Di bidang seni dan budaya

-Di bidang bela bangsa dan negara

-Di bidang perekonomian

-Di bidang pembangunan

-Di berbagai bidang lainnya.

Justru, rakyat yang harus balik bertanya:

-Apa yang dilakukan oleh negara atas pajak-pajak yang telah dibayarkan rakyat?

-Apa yang dilakukan negara terhadap penegakan hukum, terutama pemberantasan korupsi?

-Apa yang dilakukan negara dalam rangka kedaulatan pangan?

-Dan berbagai pertanyaan lainnya.

Tidak ada hubungannya dengan pemilu

Kata bijak JF Kennedy yang ditayangkan di TV dan dikaitkan dengan pemilu memberi kesan bahwa:

-“Tidak memilih berarti tidak berbuat apa-apa”.

Ini merupakan logika yang salah san menyesatkan.

Logika yang benar
a-Tentu ini merupakan logika yang sempit, sebab berbuat untuk negara tidak harus memilih dalam pemilu. Apalagi menurut UU Pemilu, memilih adalah hak.

b-Rakyat akan menggunakan hak pilihnya kalau ada capres/caleg yang berkualitas. Sebaliknya,rakyat tidak akan memilih kalau tidak ada capres/caleg yang berkualitas.

c-Dengan tidak memilih karena tidak ada capres/caleg yang berkualitas, maka sesungguhnya rakyat telah menyelamatkan negara dan bangsa dari pemimpin yang dzolim dan korup. Justru, lahirnya seorang yang dzolim dan korup dilakukan oleh mereka yang tidak golput

d-Kualitas pemimpin tidak ditentukan oleh golput atau tidak golputnya rakyat, tetapi ditentukan oleh berkualitas atau tidak berkualitasnya capres/caleg.

e-Ada perubahan yang lebih baik atau tidak, tidak ditentukan oleh golput atau tidak golputnya rakyat, tetapi ditentuan oleh berkualitas atau tidak berkualitasnya capres/caleg.
f-Walaupun rakyat golput, kalau capres/calegnya berkualitas, hasilnya berkualitas juga. Sebaliknya, walaupun rakyat tidak golput, kalau capres/calegnya berkualitas, hasilnya berkualitas juga.

g. Walaupun rakyat golput, kalau capres/calegnya tidak berkualitas, hasilnya tidak berkualitas juga. Sebaliknya, walaupun rakyat tidak golput, kalau capres/calegnya tidak berkualitas, hasilnya tidak berkualitas juga.

h.Kualitas pemerintahan ditentukan oleh kualitas capres/caleg, tidak ditentukan oleh golput atau tidak golputnya rakyat.

Sumber foto JF Kennedy: http://www.thefamouspeople.com

Hariyanto Imadha
Pecinta Logika Terapan
Sejak 1973