• PARTAI POLITIK

    gambarbannerpartaigasing1

    gambarbannerpartaiyoyo1

    logo-apajpg1

    logo-barisannasionaljpg4

    logo-bulanbintangjpg1

    logo-gerindrajpg

    logo-hanurajpg

    logo-panjpg1

    logo-partaidemokratjpg

    logo-partaigarudajpg

    logo-partaigolkarjpg

    logo-pdipjpg

    logo-pibjpg

    logo-pkbjpg

    logo-pkdjpg

    logo-pknujpg

    logo-pkpjpg

    logo-pksjpg

    logo-pmbjpg

    logo-pnimarhaenjpg

    logo-ppijpg

    logo-pppjpg

POLITIK: Pemimpin-pemimpin Dunia yang Layak untuk Dicontoh

BANYAK politisi berhasil terpilih sebagai presiden, namun setelah terpilih, ternyata tak mampu berbuat apa-apa. Tidak ada prestasi yang bisa dibanggakan. Prestasinya biasa-biasa saja. Namun, ada juga beberapa pemimpin dunia yang sukses membuat gebrakan-gebrakan yang sangat bermanfaat dan layak untuk dicontoh pemimpin-pemimpin lainnya.

Pemimpin Venezuela

Hugo Chavez:

Dengan gagah berani, melakukan nasionalisasi sumber daya alamnya berupa kekayaan minyak. Semula dikuasai perusahaan Amerika dan kroninya, kemudian diambil alih atau dinasionalisasikan. Dikelola sendiri oleh para ahli perminyakan Venezuela. Otomatis, kesejahteraan rakyat meningkat dengan signifikan. Harga BBM di Venezuela yang murah berdampak murahnya harga-harga dan biaya hidup.

Pemimpin  Bolivia

Evo Morales:

Sama dengan Venezuela. Mengambil alih pengelolaan sumber daya alam minyaknya dari tangan asing ke tangan bangsa Bolivia. Bolivia bukanlah negara besar, namun memiliki semangat nasionalis yang sangat tinggi. Hasilnya, rakyat Bolivia yang semula miskin berangsur-angsur menikmati kesejahteraannya.

Pemimpin Iran

Mahmoud Ahmadinejad:

Hidupnya sederhana. Tidak mau bermewah-mewah. Tidak mau korupsi. Tidak mau didikte Amerika dan kroni-kroninya. Menjadikan Iran sebagai negara dan bangsa yang berdaulat secara ekonomi, politik, teknologi maupun militer. Menjadikan Iran sebagai negara yang maju

Pemimpin Jepang

Yoshihiko Noda:

bangsa Jepang terkenal sportivitas dan nasionalismenya. Jika terindikasi korupsi, pemimpin Jepang, terutama Perdana Menterinya, bersedia mengundurkan diri. Bahkan mungkin jika perlu, siap melakukan bunuh diri. Sikap mengundurkan dirinya memang perlu dicontoh. Namun sikap bunuh dirinya, tidak cocok ditiru, terutama bagi bangsa Indonesia.

Pemimpin China

Hu Jintao:

Bersedia menyiapkan 1.000 peti mati untuk para koruptor dan satu peti mati buat dirinya jika terbukti melakukan korupsi. Sebuah janji yang sangat berani yang mustahil akan diucapkan oleh pemimpin-pemimpin lainnya.

Pemimpin Indonesia

Susilo Bambang Yudhoyono:

Menyatakan siap berdiri paling depan dalam barisan pemberantasan korupsi. Siap munghunus pedang untuk memberantas korupsi. Sayang, cuma retorika saja. Tidak ditindaklanjuti dengan kebijakan-kebijakan yang mendukung pemberantasan korupsi.

Nilai pemberantasan korupsi atau IPK tetap berkisar 2.8 (sangat buruk).

Nah, bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang berani menasionalisasikan sumber daya alamnya seperti Hugo Chavez dan Evo Morales. Butuh pemimpin seperti pemimpin Iran Mahmoud Ahmadinejad yang suka hidup sederhana dan tidak mau didikte Amerika. Kita butuh pemimpin seperti pemimpin Jepang yang siap mengundurkan diri jika terindikasikan korupsi atau dinilai gagal dalam melaksanakan tugasnya. Atau perlu pemimpin sekaliber pemimpin China yang siap dihukum mati bila terbukti melakukan korupsi.

Bagaimana kepemimpinan SBY?

Apanya yang bisa dibanggakan dan bisa dicontoh?

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

7 Tanggapan

  1. Indonesia tdk masuk bung

  2. ir.soekarno masih belum terkalahkan

  3. pergantian pemimpin di negeri ini hanya mewariskan borok hitam birokrasi. pemilu sekedar simbolis, ujung2nya tetep sama produk gagal

  4. sby darimananya …penh dibawa uang eah sama pa sby…e’

  5. KPK itu dipilih oleh DPR bukan Pak SBY.
    Pak SBY tidak bisa mengatur Konstitusi, didalam mengambil keputusan hukuman mati pun bukan Pak SBY namun Hakimlah yang menghukum koruptor yang mengambil keputusan, kita hidup di era demokrasi bukan otoriter yang mana Presiden tidak semudah itu berhak menghukum mati. Mari kita mempelajari konstitusi negara kita agar kelak menjadi warga negara yang berintegritas bebas korupsi.

  6. reformasi perlu adanya

  7. Sby Hanya hanya omong kosong doank

Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: